Jan 15, 2009

CATUAS (Catatan Satu kertas)- HMAN 2008


Latar Belakang
Rizky Aulya Akbar adalah nama lengkap saya. Saya berasal dari SMAN 24 Bandung. Saya mengikuti banyak sekali organisasi/ekskul sedari SMA seperti OSIS, DKM, KPMP Informatika, dan English Club. Ketika bersekolah di SDN Sayang (Jatinangor) dan SMPN 34 Bandung saya selalu ditunjuk menjadi Pimpinan regu (Pinru) pramuka, dan telah banyak pula prestasi yang kami dapat, bahkan setiap kami mengikuti lomba pramuka ataupun jambore kami pasti meraih gelar juara.
Sebenaranya ketika SMA saya ingin sekali melanjutkan karier kepramukaan saya hingga mencapai tingkat Pendega, hanya saja di SMA tempat saya bernaung tidak ada ekskul Pramuka sehingga saya memilih ekskul/oraganisasi lain agar minat, bakat, dan kemampuan saya lebih tersalurkan.

SMA adalah masa saya mengalami taransisi besar dalam hidup, saya sangat merasakan sekali progress saya yang sangat cepat disana. Mulai dari orang yang pendiam, hingga menjadi orang yang ekspresif. Saya pun dapat mengenal diri saya seutuhnya disesi ini. Osis, menjadi koordinator sie 6 yakni tentang kewirausahaan, adapun organisasi/ekskul yang berada di bawah naungan saya adalah English Club(EC), KPMP Informatika, dan Jurnalistik 24. Saya pun pernah menjadi ketua dari acara yang sesekali dilaksankan oleh OSIS, seperti acara PAWDYA 07 (PelepAsan sisWa maDYA) sejenis acara perpisahan bagi alumni. Saya pun ditunjuk menjadi ketua pembuatan buku tahunan ‘Ichikibung’. Lain halnya pada KPMP IF dan DKM Daarul Fikri 24. Pada keduanya saya menjabat sebagai sekretaris. Hanya saja pada KMPMP IF saya menjabat rangkap sebagai wakil ketua, sedangkan pada DKM DF saya menjadi Sekretaris II sekedar membantu kinerja sekretaris satu. Begitu senangnya berorganisasi membuat saya disibukkan oleh hal itu, walau pun sangat sibuk saya masih bisa mempertahankan nilai akademik saya.

Saya lahir di Bandung tanggal 30 Mei 1990, tempat tinggal saya di Sumedang, tapi jangan tanya tentang daerah di Sumedang, karena saya lebih sering bermain ke daerah Bandung sehingga saya lebih mencintai Bandung.hehe
Orang tua saya adalah orang yang sangat senang dengan pendidikan bahasa Inggris, sehingga sejak saya umur 4 tahun saya telah diberikan pendidikan bahasa Inggris. Ternyata semua itu membuahkan hasil, ketika SMA saya berhasil lolos tes masuk kelas international. Prestasi yang paling membuat saya bangga adalah keikutsertaan saya pada FLAT ASEP, yakni sebuah acara yang dibuat oleh British Council. Pada event ini saya diwajibkan untuk memperkenalkan kebudayaan Jawa Barat. Terbagi dalam beberapa kelompok, saya pun mendapat giliran untuk memperkenalkan Tasikmalaya pada teman-teman negara lain yang bergabung didalam event ini. Nah, inilah awal keinginan saya untuk lebih mengelola, meperkenalkan, dan mengembangkan kekayaan Indonesia.

Setelah event ini digelar saya mendapatkan banyak sekali ilmu dan pengalaman dari teman-teman saya, dan mulai berpikir tentang kelangsungan hidup saya setelah SMA, dan akhirnya saya mendapatkan sebuah pencerahan dari guru BK (Badan Konseling) di SMA 24. Guru BK tersebut memberikan saya banyak sekali brosur dan salah satu brosur tersebut terdapat brosur ‘Manajemen Aset POLBAN’ dan akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah saya ke Manajemen Aset POLBAN karena tertarik pada brosur yang saya baca. hehe

Visi dan Misi
Visi saya masuk POLBAN adalah mewujudkan IMPIAN menjadi seorang pemimpin dunia.

Misi saya adalah 
BIOS, Belajar yang tekun, Ingatlah Allah, Orang tua selalu ada dihati, Selalu Istiqamah dalam hidup ini.
1. Belajar
Dengan belajar yang tekun adalah cara yang harus saya tempuh untuk menjadi pemimpin dunia, dengan belajar saya akan mendapatkan ilmu yang cukup untuk membela kebenaran dunia.hahhahah

2. Ingatlah Allah.
Spiritual Quetion adalah unsur paling penting dalam mencapai kesuksesan. Hal itu telah terbukti dari berbagai tokoh dunia. Banyak orang yang sukses karena EQnya bagus. Bila EQ kita bagus, otomatis segala aspek itu menjadi bagus. Selain itu pula, kita hidup di dunia ini untuk beribadah kepada Allah, buat apa berbuat aneh-anehan, dengan Iman kita yang baik kita bisa melakukan hal dengan lebih baik. Percayalah Allah selalu bersama kita.

3. Orang tua selalu ada dihati.
Mereka adalah pahlawan sepanjang masa, jasa mereka tak mungkin lekang ditelan dunia. Karena mereka kita ada di dunia ini, mereka adalah teman, sahabat, kekasih dan jiwa kita. Melakukan apapun demi mereka, rasanya akan lebih bermakna,berarti dalam, dan lebih baik dibandingkan berkorban demi cinta semu semata.heheh

4. Selalu istiqamah dalam hidup ini.
Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum bila kaum itu tidak mengubah keadaan mereka sendiri, itu adalah hal yang selalu saya ingat dalam hidup. Melangkah untuk maju (kayak iklan susu,haha) terus berusaha, bila kita hanya terdiam, tak mungkin bisa menjadi apapun, bangkit dan selalu istiqamah agar kita bisa meraih bintang dilangit yang indah.yeah

Gimana Caranya?

Saya ingin meraih semua impian saya, yang kini jumlahnya baru 234 buah. Oleh karena itu saya kuliah di POLBAN, Manajemen Aset. Sehingga saya bisa meraih impian saya. Saya juga akan aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat membangun. Karena dengan aktif, saya yakin bisa mendapatkan ilmu untuk kehidupan saya yang lebih baik. Untuk meraih impian itu saya yakin sangat sulit dicapai, hanya ada satu cara untuk meraih impian saya, yaitu dengan belajar dan bersosialisasi dengan baik. Dengan belajar, selain untuk beribadah, Saya juga bisa mendapatkan ilmu yang lebih mahal dibandingkan benda apapun. Dengan bersosialisasi, saya bisa mendapatkan banyak teman dan juga saling menjaga silaturahmi antar umat manusia.